Tambun Utara -- Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan Remaja Masjid Ziyadaturrahman Jatimulya Tambun Selatan melakukan kunjungan edukatif ke workshop D-USAP di Tambun Utara milik Sugito, Sabtu (29/8/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung teknik pengolahan sampah botol plastik bekas menjadi sapu lidi plastik yang bernilai ekonomis.
Kehadiran para pengurus dan remaja masjid yang dipimpin langsung oleh Ketua DKM, Slamet M. Abda, ini dilatarbelakangi oleh rasa penasaran setelah inovasi pengolahan limbah botol plastik yang digagas Sugito viral dan diliput beberapa media televisi nasional.
“Kami ingin belajar pengolahan sampah botol plastik menjadi produk yang bermanfaat. Nantinya, ilmu dan keterampilan yang kami dapatkan akan kami terapkan di lingkungan masjid dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi salah satu program kegiatan remaja masjid,” ujar Slamet M. Abda.
Menurutnya, keterlibatan remaja masjid dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memberikan kegiatan yang produktif bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini, remaja masjid tidak hanya diajak untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendapatkan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan dan diterapkan di tengah masyarakat.
Penerapan hasil pelatihan di lingkungan masjid dan masyarakat sekitar diharapkan semakin memperluas manfaat kegiatan. Botol plastik yang sebelumnya dianggap sebagai sampah dapat mulai dipilah dan dimanfaatkan menjadi bahan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai guna.
Dari satu kegiatan pelatihan, diharapkan muncul inisiatif baru di lingkungan masyarakat, mulai dari pemilahan sampah rumah tangga, pengumpulan botol plastik, pengolahan, hingga pengembangan produk. Kolaborasi antara DKM, remaja masjid, dan komunitas pengolahan sampah seperti D-USAP menjadi contoh nyata bahwa gerakan peduli lingkungan dapat dimulai dari lingkungan terdekat.
Jika keterampilan tersebut terus dikembangkan dan diterapkan secara konsisten, sampah yang sebelumnya dianggap sebagai persoalan besar kini dapat berubah menjadi sumber pembelajaran, keterampilan, bahkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Workshop D-USAP
D-USAP adalah workshop yang dikembangkan oleh Sugito, seorang guru inovator yang tinggal di Tambun Utara. D-USAP sendiri merupakan singkatan dari Daur Ulang Sampah Plastik. Workshop ini lahir dari dari keresahan Sugito melihat tumpukan sampah botol plastik bekas di sekitar lingkungan kerja dan lingkungan tempat tinggalnya. Ia tergerak menciptakan solusi nyata dengan mengolah botol plastik bekas menjadi barang yang bermanfaat dan bisa digunakan sehari-hari.
Berbekal riset sederhana, mempelajari berbagai referensi, hingga memodifikasi peralatan yang ada di pasaran, lahirlah sebuah inovasi mengolah botol plastik yang terbuat dari bahan Polyethylene Terephthalate (P-E-T) menjadi sapu lidi sintetis. Inovasi ini dirintis sejak tahun 2023 lalu, dan mulai dipasarkan secara luas mulai Juli tahun 2025. Sejak saat itu, workshop D-USAP yang memanfaatkan ruangan berukuran 3 kali 4 meter di rumah Sugito mulai fokus mengolah botol plastik bekas menjadi sapu lidi sintetis berkualitas dan ramah lingkungan. ***

