Tingkatkan Profesionalisme Organisasi, KUA Setu Gelar Pembinaan Manajemen Majelis Taklim



Setu, Bekasi – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Setu menggelar kegiatan Pembinaan Manajemen Majelis Taklim bagi para pengelola majelis taklim se-Kecamatan Setu. Acara yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026) ini bertempat di Aula KUA Setu dan dihadiri oleh puluhan tokoh agama serta perwakilan pengurus majelis taklim setempat.

Selain memberikan pembekalan manajemen, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) bagi majelis taklim yang telah melengkapi administrasi sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim.

Dorong Majelis Taklim Lebih Akuntabel

Acara dibuka langsung oleh Kepala KUA Setu, H. Agus. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya tertib administrasi dan pengelolaan yang profesional agar majelis taklim dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.

"Majelis taklim bukan sekadar tempat berkumpul dan mengaji, melainkan lembaga pendidikan keagamaan non-formal yang strategis. Oleh karena itu, aspek manajemen, legalitas, dan pelaporan harus dikelola dengan baik. Melalui PMA Nomor 29 Tahun 2019, pemerintah hadir bukan untuk membatasi, melainkan untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan, serta kemudahan dalam pembinaan," ujar H. Agus.

Materi Manajemen dan Penguatan Regulasi

Memasuki sesi inti, materi pembinaan disampaikan oleh Judi Muhyiddin, Penyuluh Agama Fungsional KUA Setu yang juga menjabat sebagai Ketua Pokja Majelis Taklim Kabupaten Bekasi.

Dalam paparannya, Judi mengupas tuntas teknik pengelolaan organisasi modern yang berbasis pada keterbukaan dan kemandirian. Ia juga memandu para peserta mengenai tata cara pendaftaran majelis taklim agar terintegrasi secara resmi di Kementerian Agama.

"Pendaftaran majelis taklim ini sangat penting agar database kita valid. Dengan memiliki SKT, majelis taklim secara resmi diakui oleh negara, yang tentunya akan mempermudah koordinasi program keagamaan ke depan," jelas Judi.

Apresiasi Tinggi dari Para Pengelola

Suasana haru dan bangga terlihat saat sesi penyerahan SKT secara simbolis kepada beberapa ketua majelis taklim yang telah dinyatakan lolos verifikasi.

Layanan prima dan respons cepat dari KUA Setu ini menuai respons positif serta apresiasi tinggi dari para peserta. Dhea, salah seorang pengelola majelis taklim yang menerima SKT hari itu, mengungkapkan rasa puasnya atas pembinaan dan pelayanan yang diberikan oleh pihak KUA.

"Kami sangat berterima kasih kepada KUA Setu. Proses pengurusan SKT-nya ternyata sangat transparan, dan dibimbing dengan sabar oleh para penyuluh. Acara pembinaan hari ini juga membuka mata kami bahwa mengelola majelis taklim itu memang butuh manajemen yang rapi agar lebih berkah dan tertata," ungkap Dhea dengan penuh syukur.

Dengan adanya pembinaan berkala ini, KUA Setu berharap seluruh majelis taklim di wilayah Kecamatan Setu dapat bertransformasi menjadi lembaga keagamaan yang semakin solid, moderat, dan maslahat bagi umat. **


Admin

Penyuluh Agama Islam

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama